Ilmu itu nomor 1! Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menuntut ilmu. Kata-kata ini sering kita dengar dari guru, orangtua, atau orang-orang di sekitar kita. Tapi, pernahkah kamu merasakan suatu keadaan di mana kamu harus tetap menuntut ilmu walaupun jauh dari orang tua. Mungkin kalau di kalangan mahasiswa itu sudah biasa. Tapi, bagaimana jika di kalangan pelajar ? Mungkin ini masih menjadi suatu keadaan yang tidak diinginkan.
Dalam hal ini, menjadi pribadi yang disiplin dan bisa mengendalikan diri adalah kuncinya. Mengapa? Yang pertama tentang disiplin. Kita harus bisa disiplin terhadap waktu. Selain harus disiplin, bangun pagi, tentunya harus disiplin dalam membagi waktu. Harus pandai membagi waktu antara belajar, bermain, dan istirahat. Semuanya harus seimbang. Jangan mentang-mentang tak ada yang mengawasi, kita seenaknya saja bermain terus menerus. Inilah yang harus di perhatikan.
Yang kedua tentang mengendalikan diri. Jauh dari orangtua tentu tidak ada yang mengawasi apa yang kita lakukan. Jangan sampai keadaan ini membawa kita terjerumus ke dalam hal yang buruk. Jangan cepat terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Harus pandai mengendalikan diri dan membedakan mana yang baik dan yang buruk bagi diri kita.
Nah, yang terakhir tentang bagaimana kita mengobati rasa kangen dengan orangtua dan keluarga. Kalau soal yang satu ini mungkin tidak terlalu menjadi masalah karena sekarang sudah banyak sarana untuk mengatasi masalah ini, contohnya dengan telepon, SMS, atau bahkan dari situs jejaring sosial. Jadi, sekali lagi kuncinya yaitu disiplin dan pandai mengendalikan diri. Hidup jauh dari orangtua demi pendidikan yang lebih baik? Kenapa tidak ! (*)
Jauh dari orang tua, tinggal sendiri, nyuci sendiri, serba sendiri lah pokoknya. Berat, bukan? Tapi sadarkah kamu bahwa ada beberapa di antara teman sekolahmu yang sudah menjalaninya, termasuk saya sendiri. Memang pada awalnya berat, tapi lama-kelamaan menjadi ringan dan bahkan sudah menjadi kebiasaan.
Dalam hal ini, menjadi pribadi yang disiplin dan bisa mengendalikan diri adalah kuncinya. Mengapa? Yang pertama tentang disiplin. Kita harus bisa disiplin terhadap waktu. Selain harus disiplin, bangun pagi, tentunya harus disiplin dalam membagi waktu. Harus pandai membagi waktu antara belajar, bermain, dan istirahat. Semuanya harus seimbang. Jangan mentang-mentang tak ada yang mengawasi, kita seenaknya saja bermain terus menerus. Inilah yang harus di perhatikan.
Yang kedua tentang mengendalikan diri. Jauh dari orangtua tentu tidak ada yang mengawasi apa yang kita lakukan. Jangan sampai keadaan ini membawa kita terjerumus ke dalam hal yang buruk. Jangan cepat terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Harus pandai mengendalikan diri dan membedakan mana yang baik dan yang buruk bagi diri kita.
Nah, yang terakhir tentang bagaimana kita mengobati rasa kangen dengan orangtua dan keluarga. Kalau soal yang satu ini mungkin tidak terlalu menjadi masalah karena sekarang sudah banyak sarana untuk mengatasi masalah ini, contohnya dengan telepon, SMS, atau bahkan dari situs jejaring sosial. Jadi, sekali lagi kuncinya yaitu disiplin dan pandai mengendalikan diri. Hidup jauh dari orangtua demi pendidikan yang lebih baik? Kenapa tidak ! (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar